
Rejang Lebong, Bengkulu — LAZNAS Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Bengkulu bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong resmi meluncurkan Program Kampung Zakat di Desa Tasikmalaya, Kecamatan Curup Utara, pada Rabu, (12/11).
Program Kampung Zakat merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dalam rangka pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan launching dihadiri oleh Bupati Rejang Lebong beserta jajaran, Kepala Kemenag Rejang Lebong, Camat Curup Utara, perangkat Desa Tasikmalaya, tokoh masyarakat, serta tim LAZNAS Yakesma Bengkulu. Acara berlangsung khidmat dan meriah, didukung antusiasme tinggi dari warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Rejang Lebong menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dari 420 Kampung Zakat se-Indonesia, dua di antaranya ada di Kabupaten Rejang Lebong. Ini merupakan kehormatan besar bagi kita, dan tentu kita mendukung penuh,” ujarnya.
Peluncuran Kampung Zakat menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan Yakesma Bengkulu untuk menghidupkan semangat kebersamaan dalam pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi potensi ZISWAF.

Acara ditutup dengan doa bersama serta peninjauan lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa Tasikmalaya.
Yakesma Bengkulu berharap Kampung Zakat Tasikmalaya dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memaksimalkan potensi lokal dan memperkuat pemberdayaan masyarakat desa.
“Kami percaya perubahan besar berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Semoga program ini mampu menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga terwujudnya tujuan besar, yaitu mustahik menjadi muzakki,” tutur Apra, Branch Manager Yakesma Bengkulu.