

Jakarta, 25 Agustus 2026 – LAZNAS YAKESMA berkolaborasi dengan Islamic Dakwah Fund (ISDF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan TNI Angkatan Laut dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan melalui KRI Teluk Parigi 539 dari Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/8).
Bantuan yang dihimpun dan disalurkan LAZNAS YAKESMA meliputi kebutuhan pokok, selimut, hygiene kit, serta obat-obatan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan bersama sejumlah lembaga filantropi dan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
Pengiriman bantuan dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai lembaga yang turut mengambil bagian dalam respons bencana. KRI Teluk Parigi 539 dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada Selasa sore (25/8) menuju Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan menuju NTT dan direncanakan tiba pada Sabtu (29/8).

Chief Program Officer (CPO) LAZNAS YAKESMA, Niko Rizky Putra, bersama tim LAZNAS YAKESMA turut hadir di Kolinlamil untuk mengantarkan langsung bantuan dari Kantor Pusat LAZNAS YAKESMA hingga proses serah terima untuk diberangkatkan menuju wilayah terdampak.
Kegiatan serah terima bantuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua ISDF MUI Hj. Trisna Ningsih Yuliati Djuwaeli, S.E., M.M., Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Halal MUI Dr. H. Rofiqul Umam Ahmad, S.H., M.H., Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah MUI Dr. K.H. Arif Fahrudin, M.Ag., Kapten Kapal TNI AL Agus Wahyu, serta perwakilan lembaga kemanusiaan dan filantropi lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Niko Rizky Putra menyampaikan apresiasi kepada TNI AL yang telah mendukung proses pengiriman bantuan kemanusiaan menuju masyarakat terdampak bencana di NTT. Ia juga mengapresiasi ISDF MUI yang telah menjadi penghubung dan membuka ruang kolaborasi antarlembaga dalam mendukung respons kemanusiaan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI AL yang telah membantu proses pengiriman bantuan ini. Kami juga mengapresiasi ISDF MUI yang telah menjadi penghubung antara lembaga zakat dan lembaga kemanusiaan sehingga kami dapat bersama-sama berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan respons kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan donasi dan kepercayaan kepada LAZNAS YAKESMA untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus kami jaga. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan dalam penyaluran bantuan berikutnya, baik untuk masyarakat di NTT maupun dalam merespons bencana di wilayah lainnya,” lanjutnya.
Pengiriman bantuan melalui KRI Teluk Parigi 539 menjadi salah satu bentuk sinergi berbagai pihak dalam mempercepat mobilisasi bantuan menuju wilayah terdampak. Kolaborasi antara lembaga zakat, lembaga dakwah dan kemanusiaan, TNI AL, serta masyarakat menunjukkan pentingnya gotong royong dalam menghadapi situasi kebencanaan.
Bagi LAZNAS YAKESMA, respons terhadap bencana merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan amanah dana masyarakat dapat memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat.
Melalui kolaborasi ini, LAZNAS YAKESMA berharap bantuan yang dikirimkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana di NTT sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memulihkan kondisi masyarakat pascabencana.
LAZNAS YAKESMA akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan misi kemanusiaan, baik dalam respons bencana di NTT maupun di berbagai wilayah lain yang membutuhkan dukungan.





