
Tanjungpinang, 6 September 2025 – Madrasah Qur’an Insan Madani (AQIM) bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yakesma resmi meluncurkan Program Beasiswa Tahfidz Qur’an Asrama Qur’an Insan Madani (AQIM) pada 5–6 September 2025. Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi mahasiswa yang berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya hidup di tengah perjalanan akademik mereka.
Acara pembukaan yang berlangsung di Kantor LAZNAS Yakesma Cabang Kepulauan Riau (Kepri) dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Yakesma Kepri, Daan Sahrizqi Hidayat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini lahir dari cita-cita besar untuk menghadirkan generasi Qur’ani yang bukan hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Asrama Qur’an Insan Madani hadir untuk membimbing para mahasiswa agar istiqamah dengan Al-Qur’an. Harapannya, mereka menjadi insan berilmu, berakhlak, dan berdaya guna bagi umat,” ujarnya.

Pada tahun perdana, sebanyak 13 mahasiswa terpilih sebagai penerima beasiswa, terdiri dari 7 putra dan 6 putri. Mereka menempati dua lokasi asrama yang telah disiapkan, yakni:
Asrama Putra: Jl. Ir. Sutami, Gang Pinus No. 27, Kota Tanjungpinang.
Asrama Putri: Perumahan Citra Pelita 9, No. 24 & 25, Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan.
Pembagian lokasi ini menjadi simbol sinergi dua daerah sekaligus memperluas jangkauan dakwah Qur’ani di Kepulauan Riau.
Acara launching dikemas dengan agenda padat dan penuh makna. Hari pertama diisi dengan registrasi, tilawah, assessment Al-Qur’an, halaqah, tasmi’ Qur’an, pembinaan, hingga pertemuan bersama pembina. Malam harinya, peserta mengikuti shalat tahajjud berjamaah yang memperkuat ruhiyah.
Hari kedua dilanjutkan dengan ice breaking, materi GREAT, sosialisasi kurikulum, serta pembacaan tata tertib AQIM. Puncak acara ditandai dengan ikrar komitmen dan penandatanganan perjanjian oleh seluruh peserta sebagai simbol kesungguhan menjaga Al-Qur’an.

Program beasiswa ini tidak hanya menyediakan asrama, tetapi juga pendampingan intensif dalam hafalan, pembinaan karakter, serta pembekalan kepemimpinan Qur’ani. Dengan metode ini, AQIM menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan mahasiswa Qur’ani yang mampu menjadi lokomotif kebaikan di tengah masyarakat.
“Melalui program ini, kita ingin melahirkan hafidz dan hafidzah muda yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan kekuatan spiritual Al-Qur’an. InsyaAllah mereka akan menjadi cahaya bagi bangsa,” ungkap salah satu pengurus AQIM.
Launching Beasiswa Tahfidz Qur’an AQIM menjadi tonggak awal perjalanan panjang dalam membentuk generasi Qur’ani. Harapannya, jumlah penerima beasiswa akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang dan menjadi role model bagi pengembangan asrama Qur’an mahasiswa di Kepulauan Riau.
Dengan semangat muda, lantunan ayat suci, dan komitmen yang kokoh, para mahasiswa penerima beasiswa siap mengukir jejak sejarah baru: menjadi generasi Qur’ani yang membawa cahaya di tengah zaman.
