CBI Bersama LAZNAS YAKESMA Salurkan Ratusan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Gempa Flores di Nagekeo

Nagekeo, Nusa Tenggara Timur — Sinergi kemanusiaan antara CBI dan LAZNAS YAKESMA terus berlanjut melalui aksi penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 29–30 September 2026 ini menyasar tiga titik terdampak, yakni Pondok Pesantren Al Ummah Al Islamiyah di Desa Kolikapa, Kecamatan Aesesa; Desa Tenda Kinde, Kecamatan Wolowae; serta Kampung Nelayan Maropokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Sebanyak 340 penerima manfaat mendapatkan bantuan kemanusiaan yang disalurkan oleh tim CBI bersama LAZNAS YAKESMA. Bantuan ini diberikan setelah sebelumnya dilakukan proses assessment oleh Disaster Risk Management (DRM) LAZNAS YAKESMA untuk memastikan penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wilayah Kabupaten Nagekeo menjadi salah satu daerah yang terdampak gempa Flores dengan tingkat kerusakan yang beragam, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Dampak bencana menyebabkan kerusakan dan kehilangan sejumlah fasilitas masyarakat, seperti bangunan tempat belajar santri, masjid, rumah warga, kapal nelayan, serta berbagai harta benda yang rusak akibat guncangan gempa dan gelombang tsunami kecil.

Lokasi pertama yang menjadi sasaran penyaluran bantuan adalah Pondok Pesantren Al Ummah Al Islamiyah di Desa Kolikapa. Pondok pesantren tersebut merupakan satu-satunya lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren di Kabupaten Nagekeo yang menjadi pusat pendidikan Islam bagi masyarakat setempat. Pondok ini memiliki sekitar 120 santri dan 20 tenaga pengajar. Bantuan kemanusiaan diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Ummah Al Islamiyah, Ustadz Syaiful.

Usai menyalurkan bantuan di pondok pesantren, tim bergerak menuju Dusun Kaburea, Desa Tenda Kinde, yang berjarak sekitar 40 kilometer ke arah timur. Wilayah pesisir ini menjadi salah satu daerah yang terdampak bencana, dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan ikan dan penghasil garam laut. Terdapat sekitar 200 kepala keluarga yang bermukim di wilayah tersebut dan turut merasakan dampak akibat bencana yang terjadi.

Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke Kampung Nelayan Maropokot, Kecamatan Aesesa. Kedatangan tim CBI dan LAZNAS YAKESMA disambut oleh masyarakat yang telah berkumpul untuk menerima bantuan kemanusiaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pascabencana serta mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat.

Setelah menyelesaikan rangkaian aksi kemanusiaan di Kabupaten Nagekeo, tim CBI dan LAZNAS YAKESMA melanjutkan perjalanan untuk menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak lainnya di Kabupaten Manggarai Barat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap oleh tim DRM LAZNAS YAKESMA sesuai hasil assessment di lapangan.

Melalui kolaborasi kemanusiaan ini, CBI dan LAZNAS YAKESMA berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Flores yang terdampak bencana serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu proses pemulihan pascabencana.

    Comments are closed

    Tentang Kami
    Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) didirikan pada 4 Juli 2011, sebagai sebuah lembaga amil zakat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan mereka yang telah berjasa dalam pengajaran pendidikan keterampilan pemberdayaan dan dakwah di masyarakat.
    Kontak Kami
    Jalan Teluk Jakarta No 9 Komplek AL Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia - 12520
    Telp: (021) 22 789 677 | WA. 0822 7333 3477
    Email: welcome@yakesma.org
    2026 - Yayasan Kesejahteraan Madani
    qris odot