

Jakarta – LAZNAS YAKESMA kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga filantropi Islam melalui penandatanganan kerja sama program bersama Dompet Dhuafa. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Pertemuan Konsorsium Perwujudan Masjid Al Muttaqin (Mualaf & Islamic Cultural Center), Chiba, Jepang, yang diselenggarakan di Philanthropy Building, Jakarta Selatan pada Selasa (07/07).
CEO LAZNAS YAKESMA, Dr. Romdlon Hidayat, M.Soc.Sc. hadir sebagai perwakilan lembaga dalam forum strategis yang mempertemukan berbagai lembaga zakat, wakaf, dan filantropi nasional untuk membangun sinergi dalam mendukung pembangunan Masjid Al Muttaqin di Matsudo, Prefektur Chiba, Jepang. Kehadiran LAZNAS YAKESMA menjadi wujud komitmen lembaga dalam memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf hingga menjangkau kebutuhan umat Islam di tingkat global.
Kerja sama yang dijalin antara LAZNAS YAKESMA dan Dompet Dhuafa diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi penggalangan dukungan bagi pembangunan Masjid Al Muttaqin. Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam, pembinaan mualaf, pengembangan komunitas, serta layanan sosial bagi masyarakat Muslim di Jepang yang terus bertumbuh.
Dalam forum tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai kondisi umat Islam di Jepang, urgensi pembangunan masjid di wilayah Chiba, serta peluang kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung kampanye pembangunan. Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk membangun komitmen bersama agar setiap lembaga dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya dalam mewujudkan hadirnya pusat peradaban Islam yang inklusif bagi masyarakat Muslim di Jepang.

CEO LAZNAS YAKESMA menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam memperluas dampak kebermanfaatan program kemanusiaan dan pemberdayaan.
“LAZNAS YAKESMA meyakini bahwa tantangan umat tidak dapat diselesaikan sendiri. Sinergi antarlembaga menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Kerja sama ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam mendukung kebutuhan sarana ibadah dan penguatan pembinaan umat Islam di Jepang,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, LAZNAS YAKESMA berharap semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi dalam mendukung pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pelayanan sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Muslim di Jepang.



