

Nagekeo, NTT, 26 September 2026 — Bencana yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) turut memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat pesisir, termasuk para nelayan di Kampung Nelayan Kaburea, Desa Tenda Kinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo. Kerusakan peralatan melaut membuat sebagian nelayan kesulitan kembali menjalankan aktivitasnya sebagai sumber mata pencaharian.
Kondisi tersebut terjadi setelah wilayah pesisir tidak hanya terdampak guncangan gempa, tetapi juga menghadapi gelombang besar di laut. Kapal dan jaring yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan mengalami kerusakan, terbawa arus, terkena karang, hingga hilang. Akibatnya, sejumlah nelayan tidak dapat kembali melaut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Tercatat sebanyak 207 kepala keluarga (KK) di Kampung Nelayan Kaburea terdampak bencana. Hilangnya atau rusaknya peralatan melaut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam memulihkan kembali kondisi ekonomi mereka.

Melihat kondisi tersebut, Kitabisa bersama LAZNAS YAKESMA menyalurkan bantuan ekonomi kepada sejumlah nelayan terdampak di Kampung Nelayan Kaburea pada Sabtu (26/9/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu nelayan agar dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Bagi masyarakat nelayan, peralatan melaut bukan sekadar perlengkapan untuk bekerja, tetapi menjadi bagian penting dalam menopang kehidupan keluarga. Ketika kapal maupun jaring mengalami kerusakan atau hilang akibat bencana, aktivitas mencari nafkah pun ikut terhenti.
Karena itu, dukungan ekonomi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat terdampak bencana. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penguat bagi para nelayan untuk kembali menjalankan mata pencaharian secara bertahap.

Sinergi antara Kitabisa dan LAZNAS YAKESMA dalam penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, khususnya kelompok nelayan yang menggantungkan kehidupan mereka pada aktivitas di laut.
Melalui bantuan tersebut, LAZNAS YAKESMA berharap para nelayan penerima manfaat dapat kembali bekerja dan secara bertahap memulihkan kondisi ekonomi keluarganya. Dukungan terhadap pemulihan mata pencaharian juga menjadi bagian dari ikhtiar agar masyarakat terdampak dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan setelah bencana.
LAZNAS YAKESMA akan terus berupaya membersamai masyarakat terdampak melalui berbagai aksi kemanusiaan, termasuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi dan mata pencaharian. Setiap bantuan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para penyintas untuk kembali produktif dan membangun kehidupan bersama keluarganya.



