
Rejang Lebong, 5 Mei 2026- Yakesma Bengkulu bersama Kementrian Agama Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan kegiatan panen lele di Kampung Zakat binaan yang berada di Desa Tasikmalaya, Hari Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kemajuan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang selama ini dijalankan melalui pendampingan dan bantuan usaha produktif.
Panen lele tersebut merupakan salah satu bentuk nyata hasil program pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat. Selain panen lele, Yakesma juga meninjau perkembangan berbagai usaha binaan lainnya seperti produksi kerupuk jangek, peternak kambing, serta usaha bubuk jahe merah siap konsumsi.
Ikhsan, salah satu peternak lele binaan Kampung Zakat, menyampaikan rasa syukur atas program yang dijalankan bersama Yakesma dan Kementria Agama.
“Kami merasa sangat terbantu dan lebih terarah dengan hadirnya program pemberdayaan Kampung Zakat ini. Alhamdulillah, saat ini kami sudah mulai bisa mendapatkan penghasilan dari modal yang diberikan” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rejang lebong Dr. H. Rahman, menegaskan bahwa program Kampung Zakat bukan sekadar memberikan bantuan semata, melainkan membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Program ini bukan sekadar bantuan, tapi tentang membangun kemandirian. Melalui budidaya lele seperti ini, kita ingin ekonomi masyarakat tumbuh, kesejahteraan meningkat, dan zakat benar-benar produktif,” ungkapnya
Di kesempatan yang sama, Branch Manajer Yakesma Bengkulu, Apra Julianda Poetra, menyampaikan bahwa Yakesma akan terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha binaan agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki legalitas usaha yang baik.
Menurutnya, ke depan Yakesma akan fokus dalam hal sosialiasi pemasaran produk dan pengurusan izin PIRT bagi produk-produk masyarakat binaan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Yakesma berkomitmen tinggi dalam mendukung peningkatan ekonomi umat, khususnya masyarakat binaan di Desa Tasikmalaya. Pendampingan akan terus dilakukan agar usaha masyarakat semakin mandiri dan berkelanjuta,” jelasnya.
Melalui program Pemberdayaan Kampung Zakat ini, diharapkan masyarakat tidak hanya menerima bantuaan sesaat. Tetapi bisa tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri yang dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan lingkungan sekitarnya