YAKESMA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat di Aceh Tamiang melalui Program PEU

Aceh Tamiang, 17 September 2026 – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi antara lembaga zakat dan Kementerian Agama. Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA, LAZNAS YAKESMA bersama LAZ Membangun Keluarga Utama (MKU) menyalurkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada 20 penerima manfaat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dari total bantuan tersebut, masing-masing Rp50 juta berasal dari YAKESMA dan Rp50 juta dari LAZ MKU. Bantuan diberikan kepada 20 penerima manfaat yang berasal dari Desa Tanjung Karang dan Desa Tanjung Mancang, masing-masing sebanyak 10 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan untuk membangun usaha produktif dan mendorong kemandirian masyarakat.

Mendorong Mustahik Menjadi Pemberi Manfaat

Program Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis KUA merupakan salah satu bentuk kolaborasi dalam mendorong peran KUA tidak hanya sebagai pusat layanan administrasi dan keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, Zulfahmi, SHI., MH., menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun kesejahteraan dan peningkatan religiusitas.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat untuk menjaga amanah program yang dirancang berjalan secara berkelanjutan selama tiga tahun.

“Jagalah amanah ini dengan baik, karena kegiatan ini akan berjalan berkelanjutan selama 3 tahun. Lembaga Amil Zakat (LAZ) MKU dan Yakesma merupakan mitra kerja dalam memberikan bantuan dana kepada penerima manfaat. Mohon dijaga, semoga di masa yang akan datang, penerima manfaat berkembang menjadi pemberi manfaat,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu semangat utama dalam pemberdayaan ekonomi berbasis zakat: bantuan yang diterima diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian penerima manfaat.

Zakat untuk Menguatkan Ekonomi Produktif

Bagi LAZNAS YAKESMA, keterlibatan dalam Program PEU merupakan bagian dari ikhtiar mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui dukungan sebesar Rp50 juta dalam program tersebut, YAKESMA bersama LAZ MKU turut memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat di Aceh Tamiang. Bantuan yang diberikan kepada 20 penerima manfaat diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor usaha masing-masing.

Pendekatan pemberdayaan ekonomi seperti ini menempatkan masyarakat penerima manfaat sebagai subjek yang memiliki potensi untuk berkembang. Dengan dukungan modal usaha dan keberlanjutan program, penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonominya secara bertahap.

Program PEU juga sejalan dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi umat yang mendorong pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari Penerima Manfaat Menjadi Pemberi Manfaat

Dua desa di Aceh Tamiang menjadi bagian dari perjalanan panjang pemberdayaan ekonomi umat. Sebanyak 20 penerima manfaat mendapatkan dukungan untuk mengembangkan usaha yang mereka jalankan.

Harapannya, bantuan tersebut tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi menjadi titik awal bagi tumbuhnya usaha yang lebih mandiri dan produktif.

Lebih jauh, program ini membawa sebuah harapan: mereka yang hari ini menerima manfaat, pada masa mendatang dapat memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.

Semangat tersebut menjadi inti dari pemberdayaan zakat yang berkelanjutan. Zakat tidak hanya hadir untuk membantu masyarakat melewati kesulitan, tetapi juga menjadi instrumen untuk membuka peluang agar penerima manfaat dapat tumbuh, berdaya, dan pada akhirnya mampu berbagi dengan sesama.

Melalui sinergi antara Kementerian Agama, LAZ MKU, LAZNAS YAKESMA, KUA, dan masyarakat, Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di Aceh Tamiang diharapkan dapat terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah program pemberdayaan bukan hanya tentang berapa besar bantuan yang disalurkan, tetapi tentang seberapa jauh bantuan tersebut mampu mengubah peluang menjadi kemandirian dan manfaat yang terus mengalir.

    Comments are closed

    Tentang Kami
    Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) didirikan pada 4 Juli 2011, sebagai sebuah lembaga amil zakat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan mereka yang telah berjasa dalam pengajaran pendidikan keterampilan pemberdayaan dan dakwah di masyarakat.
    Kontak Kami
    Jalan Teluk Jakarta No 9 Komplek AL Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia - 12520
    Telp: (021) 22 789 677 | WA. 0822 7333 3477
    Email: welcome@yakesma.org
    2026 - Yayasan Kesejahteraan Madani
    qris odot