
Sumatera Selatan, Sabtu (8 November 2025) — CEO LAZNAS Yakesma, Dr. Romdlon Hidayat, melakukan kunjungan langsung ke Desa Telangkarya, Sumatera Selatan, untuk meninjau program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok petani binaan Yakesma.
Program ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan pengelolaan zakat produktif. Para petani yang sebelumnya merupakan penerima manfaat (mustahik) kini telah bertransformasi menjadi muzakki — mereka yang kini turut menunaikan zakat.
“Ini adalah wujud nyata bagaimana zakat yang dikelola secara profesional dapat menjadi sarana transformasi sosial. Bukan hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membuka jalan menuju kemandirian dan kesejahteraan,” ungkap Dr. Romdlon Hidayat saat kunjungan lapangan.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan petani di Sumatera Selatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia.
“Harapan kami, semakin banyak petani di daerah-daerah lain yang juga bisa merasakan manfaat program unggulan Yakesma ini — berdaya secara ekonomi, mandiri, dan pada akhirnya menjadi muzakki dari hasil usahanya sendiri,” ujarnya.
Program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan LAZNAS Yakesma berfokus pada peningkatan kapasitas dan produktivitas petani melalui pendampingan usaha, akses modal, serta penguatan kelembagaan kelompok.
Kunjungan ini juga menjadi momentum apresiasi kepada seluruh donatur dan sahabat dermawan yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui LAZNAS Yakesma untuk terus bersama mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan mandiri.
