
Kabupaten Solok – Program Bedah Rumah yang diselenggarakan oleh Yakesma Sumatera Barat (Sumbar) resmi selesai dan menyerahkan rumah baru untuk Ustazah Merya Yeningrat, seorang guru ngaji di Sungai Nanam, Kabupaten Solok. Pembangunan rumah baru yang dilakukan sejak awal 2025 ini akhirnya rampung dengan hasil memuaskan dan diserahkan tepat waktu pada Februari 2025.
Bagi Merya, rumah yang baru ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, namun sebuah simbol perubahan besar dalam kehidupannya. “Program Bedah Rumah ini sangat membantu kami. Dengan rumah yang lebih layak, kami merasa lebih nyaman. Tentunya, rumah baru ini juga akan mendukung kelancaran tugas saya dalam mengajar dan membina anak-anak di sekitar,” ujar Merya.
Ali Margosim, Kepala Cabang Yakesma Sumbar menyampaikan sambutannya dalam acara serah terima rumah tersebut. Ali mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya program ini. “Kami berharap, dengan rumah yang lebih baik, Ustazah Merya dapat lebih fokus menjalankan tugas mulianya sebagai pendidik. Semoga program ini terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Program Bedah Rumah ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Camat Lembah Gumanti, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, H. Heril Wandi, S.Pd.I, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi terhadap program ini. “Bantuan yang diberikan melalui program ini tidak hanya berupa material, tetapi juga merupakan dukungan moral bagi para guru ngaji yang berperan besar dalam pembangunan masyarakat. Kami berharap program serupa bisa terus dilanjutkan untuk memberikan manfaat lebih luas,” ungkapnya.
Masriwal, perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Lembah Gumanti, juga turut memberikan apresiasi. “Program Bedah Rumah ini jelas memberikan manfaat nyata bagi guru ngaji. Kami berharap program seperti ini dapat menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dan menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya yang dapat membantu masyarakat,” ujarnya.
Keberadaan guru ngaji sangat penting dalam pembangunan karakter dan pendidikan agama Islam di masyarakat. Namun, banyak di antara mereka yang sering kali kurang mendapatkan perhatian dalam hal kesejahteraan. Program Bedah Rumah ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Yakesma terhadap kesejahteraan para guru ngaji yang memiliki peran besar dalam membina generasi penerus.
Merya Yeningrat, yang sehari-harinya mengajar mengaji kepada anak-anak di sekitar Sungai Nanam, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Yakesma Sumbar, para donatur, dan semua pihak yang mendukung program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Yakesma Sumbar yang telah memberikan kami rumah yang lebih layak. Rumah ini memberi kami kenyamanan dan semangat baru untuk terus mengabdi dalam dunia pendidikan,” tuturnya.
Pembangunan rumah ini terletak di belakang SDIT Qur'an Anzalat Aie Sanam, Jorong Aie Sanam, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Keberadaan rumah baru ini diharapkan bisa memberikan dampak positif tidak hanya bagi Ustazah Merya, tetapi juga untuk masyarakat sekitar dalam memperkuat pendidikan agama di wilayah tersebut.
Dengan terselesaikannya proyek Bedah Rumah ini, Yakesma Sumbar berharap dapat terus menjalankan program serupa di masa mendatang untuk membantu lebih banyak guru ngaji dan keluarga yang membutuhkan. Ke depannya, program ini diharapkan tidak hanya menjadi amal jariyah bagi para donatur dan pihak yang terlibat, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan pendidikan agama Islam di Kabupaten Solok.