

Pontianak 6 Februari 2026 — Sebuah lahan produktif kini menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan yang lebih mandiri. Melalui program AGRO MADANI (Tani Muda, Madani Berdaya), LAZNAS YAKESMA Kalimantan Barat (Kalbar) menghadirkan ikhtiar pemberdayaan di sektor pertanian dengan melibatkan pemuda setempat dalam pengelolaan usaha tani yang produktif dan berkelanjutan.
AGRO MADANI hadir sebagai bentuk komitmen YAKESMA Kalbar dalam mengoptimalkan potensi lahan produktif sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui peran aktif generasi muda. Program ini tidak hanya berfokus pada aktivitas budidaya pertanian, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran untuk menanamkan nilai tanggung jawab, ketekunan, dan kemandirian ekonomi kepada para pemuda yang terlibat.
Dalam pelaksanaannya, program AGRO MADANI dikelola oleh tiga pemuda penerima manfaat yang sebelumnya merupakan penerima Beasiswa Madani YAKESMA Kalimantan Barat. Melalui program ini, mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga melalui kegiatan produktif yang mampu memberikan pengalaman kewirausahaan dan keterampilan pengelolaan usaha pertanian.
Ketiga pemuda tersebut mendapatkan pendampingan secara intensif dalam mengelola lahan pertanian, mulai dari proses persiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga pengelolaan hasil panen. Lahan yang digunakan merupakan lahan milik donatur YAKESMA yang diamanahkan untuk dikelola sebagai bagian dari upaya menciptakan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Pada tahap awal pelaksanaan program, lahan AGRO MADANI telah dimanfaatkan untuk budidaya tanaman kangkung. Melalui proses pengelolaan yang dilakukan secara langsung oleh para pemuda penerima manfaat, tanaman tersebut berhasil memasuki masa panen. Hasil panen ini menjadi bukti awal bahwa pemanfaatan lahan produktif dengan pendampingan yang tepat mampu menghasilkan kegiatan ekonomi yang bernilai manfaat.
Setelah keberhasilan panen perdana tersebut, AGRO MADANI akan melanjutkan pengembangan budidaya dengan rencana penanaman edamame sebagai komoditas berikutnya. Pengembangan jenis tanaman ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman para pemuda dalam mengelola berbagai komoditas pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari hasil usaha tani yang dijalankan.

Melalui AGRO MADANI, amanah donatur tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi dikembangkan menjadi modal usaha produktif yang mampu membuka peluang kemandirian bagi penerima manfaat. Pemuda diberikan ruang untuk terlibat langsung dalam proses pengelolaan pertanian sehingga memiliki pengalaman, keterampilan, dan rasa tanggung jawab terhadap usaha yang mereka jalankan.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membangun fondasi ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan melibatkan generasi muda, AGRO MADANI mendorong lahirnya pemuda yang memiliki kemampuan produktif, karakter mandiri, serta kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan bercocok tanam, AGRO MADANI merupakan proses pemberdayaan yang mengubah potensi menjadi manfaat. Program ini menjadi bukti bahwa ketika pemuda diberikan kepercayaan, pendampingan, dan kesempatan, mereka mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Melalui program ini, YAKESMA Kalimantan Barat terus berupaya menghadirkan kebermanfaatan berkelanjutan dari setiap amanah yang dititipkan oleh para donatur. Karena pemuda yang berdaya adalah pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.



