Menteri Ketenagakerjaan Paparkan Strategi Penguatan Kompetensi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Rakernas LAZNAS YAKESMA 2026

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D., menyampaikan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi, produktivitas, inovasi, dan penguatan ekosistem kewirausahaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAZNAS YAKESMA Tahun 2026, Kamis (29/10) lalu.

Mengangkat materi bertajuk “Membangun Amil Unggul Mewujudkan Indonesia Berdaya”, Yassierli memaparkan berbagai tantangan ketenagakerjaan di Indonesia sekaligus strategi pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas tenaga kerja, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Berdasarkan data Sakernas BPS Mei 2026 yang ditampilkan dalam materi, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 220,23 juta jiwa, dengan angkatan kerja sebanyak 155,41 juta jiwa.

“Tantangan ketenagakerjaan Indonesia saat ini bukan hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga bagaimana memastikan kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri. Karena itu, penguatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan keterampilan dan pelatihan yang relevan menjadi hal penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional,” ujarnya. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong sejumlah strategi, di antaranya penguatan keterhubungan antara pencari kerja dan industri (link and match), peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja, serta perluasan akses terhadap pekerjaan yang layak dan inklusif, termasuk bagi kelompok rentan.

Salah satu upaya yang dikembangkan adalah penguatan pelatihan vokasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga praktik kerja, validasi kompetensi, hingga akses terhadap kesempatan kerja dan pengembangan karier.

Selain penguatan kompetensi tenaga kerja, Yassierli turut menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem bisnis dan inovasi melalui pendekatan Talent & Innovation Hub. Ekosistem ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk mengembangkan ide serta potensi menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

Ia memaparkan pentingnya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi daerah. Setiap wilayah memiliki sumber daya dan karakteristik ekonomi yang berbeda sehingga pengembangan usaha perlu disesuaikan dengan potensi lokal. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui identifikasi potensi, peningkatan keterampilan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, serta penguatan akses terhadap modal, pasar, dan mitra usaha.

Pemaparan tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya pembangunan manusia yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga penciptaan kesempatan kerja, pengembangan usaha, dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Bagi LAZNAS YAKESMA, berbagai pendekatan pemberdayaan tersebut menjadi wawasan penting dalam memperkuat peran lembaga zakat sebagai bagian dari ekosistem pembangunan masyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang produktif dan program pemberdayaan yang berkelanjutan, dana zakat diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas serta mendorong penerima manfaat untuk tumbuh mandiri dan berdaya.

Rakernas LAZNAS YAKESMA Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan kualitas sumber daya amil dalam menghadirkan program-program yang berdampak. Sejalan dengan semangat “Harmonisasi Berdaya: Kokoh Bertumbuh, Luas Berdampak”, penguatan kompetensi dan kolaborasi diharapkan mampu mendorong kontribusi LAZNAS YAKESMA dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

    Comments are closed

    Tentang Kami
    Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) didirikan pada 4 Juli 2011, sebagai sebuah lembaga amil zakat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan mereka yang telah berjasa dalam pengajaran pendidikan keterampilan pemberdayaan dan dakwah di masyarakat.
    Kontak Kami
    Jalan Teluk Jakarta No 9 Komplek AL Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia - 12520
    Telp: (021) 22 789 677 | WA. 0822 7333 3477
    Email: welcome@yakesma.org
    2026 - Yayasan Kesejahteraan Madani
    qris odot