

Jakarta, 5 Agustus 2026 – LAZNAS YAKESMA kembali menggelar program Ngaji Sahdu (Sahabat Dhuha) di Kantor Pusat LAZNAS YAKESMA, Rabu (5/8). Sebanyak 35 pengemudi ojek online mengikuti kegiatan pembinaan spiritual yang menghadirkan Chief Executive Officer (CEO) LAZNAS YAKESMA, Dr. Romdlon Hidayat, M.Soc.Sc., sebagai pemateri, serta diikuti oleh jajaran karyawan LAZNAS YAKESMA.
Program Ngaji Sahdu (Sahabat Dhuha) merupakan salah satu ikhtiar LAZNAS YAKESMA dalam menghadirkan pembinaan spiritual yang terbuka bagi masyarakat. Melalui suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta bersama-sama memulai hari dengan tilawah Al-Qur'an, kajian keislaman, serta doa bersama sebagai bekal menjalani aktivitas dan mencari rezeki yang penuh keberkahan.
Kehadiran para pengemudi ojek online dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan antara LAZNAS YAKESMA dan masyarakat. Selain menjadi wadah menambah ilmu agama, Ngaji Sahdu diharapkan mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat saling menguatkan, serta menjadi ruang berbagi inspirasi di tengah dinamika pekerjaan sehari-hari.

CEO LAZNAS YAKESMA, Dr. Romdlon Hidayat, M.Soc.Sc., bersama seluruh karyawan turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen lembaga dalam membangun kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat. Bagi LAZNAS YAKESMA, pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan sosial dan ekonomi, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi kehidupan.
Melalui Ngaji Sahdu (Sahabat Dhuha), LAZNAS YAKESMA berkomitmen menghadirkan ruang pembinaan yang memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya lembaga untuk tidak hanya mengelola dana ZISWAF secara amanah dan profesional, tetapi juga membangun karakter, memperluas manfaat dakwah, serta mendorong lahirnya komunitas yang saling menguatkan dalam kebaikan.
Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, LAZNAS YAKESMA akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat yang sejalan dengan upaya menghadirkan manfaat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial keagamaan secara profesional, amanah, dan berkelanjutan.




