LAZNAS YAKESMA Perkuat Kapasitas Awardee melalui Pelatihan Kepenulisan dan Literasi Digital

Depok, 8 Juli 2026 — Kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, membangun pengaruh positif, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat di era digital. Menyadari pentingnya literasi sebagai bagian dari pengembangan kapasitas mahasiswa, Institut SEBI melalui Departemen Kemahasiswaan dan Manajemen Talenta berkolaborasi dengan LAZNAS YAKESMA menyelenggarakan pelatihan kepenulisan bertajuk “Dari Gagasan Menjadi Tulisan Bermakna” sebagai bagian dari program pembinaan Awardee Academy.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di SEBI Hall pada Rabu (8/7/2026) ini diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa LAZNAS YAKESMA. Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan menyusun tulisan yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai edukasi, inspirasi, dan dampak sosial.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama Institut SEBI dan LAZNAS YAKESMA dalam meningkatkan kapasitas intelektual mahasiswa melalui penguatan budaya literasi. Di tengah perkembangan teknologi digital dan hadirnya Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai bidang, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi secara bijak dengan tetap menjaga etika, orisinalitas, dan tanggung jawab dalam menghasilkan karya.

Kepala Departemen Kemahasiswaan dan Manajemen Talenta Institut SEBI, Yoyo Sundoyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan menulis merupakan aset intelektual yang perlu terus dikembangkan oleh mahasiswa.

“Kemampuan menulis adalah aset intelektual yang perlu terus diasah. Kami berharap mahasiswa mampu mengubah gagasan menjadi karya yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Yoyo Sundoyo.

Dalam sesi utama pelatihan, Muhammad Hardi Ramadhan dari LAZNAS YAKESMA sebagai narasumber mengajak peserta memahami proses transformasi ide menjadi tulisan yang berkualitas. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai tahapan penulisan artikel, mulai dari menemukan gagasan, menentukan sudut pandang (angle), memahami karakter pembaca, menyusun kerangka tulisan, hingga menyampaikan pesan secara efektif.

Selain teknik dasar penulisan, peserta juga diperkenalkan dengan prinsip jurnalistik yang menjadi fondasi dalam menghasilkan artikel berkualitas, seperti penyusunan lead, pembuatan judul yang menarik, serta penerapan unsur 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dalam sebuah tulisan.

Salah satu materi yang menjadi perhatian peserta adalah pemanfaatan AI dalam proses kreatif penulisan. Muhammad Hardi Ramadhan memperkenalkan konsep “The Co-Pilot Sandwich”, yaitu pendekatan kolaborasi antara manusia dan AI yang menempatkan manusia sebagai pengarah utama, sedangkan AI berperan sebagai pendamping dalam eksplorasi ide, penyusunan kerangka, hingga penyempurnaan bahasa.

“AI dapat membantu mempercepat proses produksi tulisan, tetapi penulis tetap memiliki tanggung jawab utama dalam memastikan kebenaran fakta, validitas data, serta menjaga nilai dan integritas dari tulisan yang dihasilkan,” ujar Muhammad Hardi Ramadhan.

Melalui materi tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai teknik menyusun prompt yang efektif (prompt engineering) serta prinsip etika penggunaan AI dalam kepenulisan. Peserta diingatkan mengenai pentingnya menghindari plagiarisme, melakukan verifikasi informasi, menjaga keamanan data, dan memastikan karya tetap memiliki karakter serta orisinalitas penulis.

Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta aktif menggali berbagai strategi pengembangan ide menjadi artikel yang menarik, memahami proses agar tulisan memiliki peluang dipublikasikan di media massa, serta memanfaatkan teknologi AI secara bertanggung jawab.

Melalui program Awardee Academy, LAZNAS YAKESMA terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang mendukung pengembangan kapasitas penerima manfaat beasiswa. Tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, program ini diarahkan untuk membangun mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu berkomunikasi dengan baik, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Sejalan dengan semangat Awardee Academy, pengembangan kapasitas mahasiswa akan terus dilakukan melalui berbagai program pembinaan yang mendukung lahirnya generasi pemimpin yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Yoyo Sundoyo.

Melalui kolaborasi Institut SEBI dan LAZNAS YAKESMA, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu menjadikan tulisan sebagai sarana menyampaikan gagasan, memperluas manfaat, dan menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.

    Comments are closed

    KEHIDUPAN TERUS BERGULIR DAN MENYELEKSI

    KEHIDUPAN TERUS BERGULIR DAN MENYELEKSI

    Hidup tidak pernah berhenti. Waktu terus bergerak tanpa menunggu siapa pun. Detik demi detik berlalu, hari berganti, tahun terus berjalan, dan tanpa kita sadari kehidupan sedang melakukan satu proses yang…
    Baca
    Tentang Kami
    Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) didirikan pada 4 Juli 2011, sebagai sebuah lembaga amil zakat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan mereka yang telah berjasa dalam pengajaran pendidikan keterampilan pemberdayaan dan dakwah di masyarakat.
    Kontak Kami
    Jalan Teluk Jakarta No 9 Komplek AL Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia - 12520
    Telp: (021) 22 789 677 | WA. 0822 7333 3477
    Email: welcome@yakesma.org
    2026 - Yayasan Kesejahteraan Madani
    qris odot