
Tanjungpinang, 8 September 2025 — Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Kepulauan Riau kembali membuka ruang kolaborasi dengan dunia akademik. Empat mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN Sultan Abdurrahman Kepri resmi menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Yakesma Kepri mulai 8 September hingga 7 November 2025.
Selama dua bulan ke depan, para mahasiswa akan ditempatkan di bawah koordinasi Bidang Program Pendidikan, khususnya di Madrasah Qur’an Insan Madani (MIM). Mereka akan berperan aktif dalam pendampingan pembelajaran Al-Qur’an, mendukung administrasi program, serta ikut mengembangkan kegiatan pendidikan di madrasah.
Kepala Bidang Program Yakesma Kepri, Reza Ilham, menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran mahasiswa PPL dari STAIN Sultan Abdurrahman diharapkan dapat menambah semangat baru, sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Sementara itu, dosen pembimbing PPL, Nur Ikhlas, M.A., menegaskan pentingnya pengalaman lapangan bagi para mahasiswa.
“Pengalaman lapangan ini akan menjadi bekal berharga, terutama dalam memahami praktik nyata di bidang pendidikan Al-Qur’an dan manajemen program,” tuturnya.
Kolaborasi ini memiliki relevansi erat dengan peran Yakesma sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang bergerak berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sementara mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir hadir dengan fokus keilmuan pada pemahaman serta penafsiran ayat-ayat suci. Sinergi ini diharapkan mampu menjembatani dunia akademik dengan praktik sosial-keagamaan, sehingga setiap program Yakesma semakin berakar pada landasan Qur’ani.
Program PPL ini bukan hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kehadiran mereka di Yakesma Kepri diharapkan membawa energi baru dalam memperkuat misi mencetak generasi Qur’ani di Kepulauan Riau.